04 Agustus 2025
Subholding Gas Perkuat Solusi Energi Beyond Pipeline untuk Sektor Komersial dan Layanan Publik di Bandung
Bandung – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), melalui Subholding Gas bersama afiliasinya, PT Gagas Energi Indonesia (“Gagas”), kembali menegaskan komitmennya dalam menyediakan solusi energi yang bersih, andal, dan efisien bagi industri, khususnya sektor horeka di Kota Bandung. Hal ini diungkapkan dalam acara Dapur Gaslink: Energi Cerdas untuk Horeka serta groundbreaking pembangunan LNG HUB di Bandung pada 4 Agustus 2025.
Sebagai garda terdepan Subholding Gas dalam model bisnis beyond pipeline, Gagas telah melayani lebih dari 563 pelanggan Gaslink dengan total penyaluran gas bumi hingga 16.111.888 MMBTU (rata-rata sekitar 8.03 BBTUD) selama 5 tahun terakhir. Adapun pelanggan Gaslink eksisting sebanyak 189 pelanggan Industri dan 374 pelanggan HOREKA. Adapun penyaluran eksisting di wilayah Bandung dan sekitarnya sebesar 0.1 BBTUD dengan 32 pelanggan Industri dan HORECA. Infrastruktur yang dioperasikan Gagas juga terus berkembang, mencakup 11 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) PGN dan 2 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Pertamina dan 3 Mobile Refueling Unit (MRU) yang tersebar di lebih dari 14 kota di Pulau Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan, sebagai bagian dari upaya memperluas akses gas bumi ke wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa PGN. Proyeksi pengembangan CNG kedepan adalah Gagas dalam tahap pembangunan Mother Station CNG di wilayah Sumatera Utara dengan target penyaluran sebesar 0.5 BBTUD s.d 1.0 BBTUD. Selain itu Gagas juga telah bekerjasama dengan PT KIS Biofuels untuk menyaluran CNG berbasis Biomethane kepada market Industri dan HORECA yang ada di wilayah Riau dan sekitarnya dengan target sebesar 0.1 BBTUD s.d 0.2 BBTUD.
Direktur Utama PGN, Arief Setiawan Handoko, dalam sambutannya menegaskan peran Gaslink sebagai alternatif energi bagi industri horeka saat ini. “Gaslink dan Gagas hadir sebagai solusi energi cerdas yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan energi industri horeka dan sektor lainnya, terutama di wilayah yang belum terlayani jaringan pipa gas bumi. Melalui infrastruktur yang handal dan layanan prima, kami mendukung efisiensi energi sekaligus membantu pengurangan emisi karbon sesuai dengan target transisi energi nasional,” jelas Arief. – Tbc PGN
Arief juga menambahkan bahwa penggunaan gas bumi terkompresi, Compressed Natural Gas (CNG) dan gas bumi yang didinginkan dan dicairkan, Liquified Natural Gas (LNG) tidak hanya menawarkan efisiensi dan biaya yang kompetitif dibandingkan bahan bakar fosil, tetapi juga berkontribusi signifikan dalam pengurangan emisi karbon untuk mendukung agenda keberlanjutan nasional.
Pada kesempatan yang sama, momentum bersejarah lain juga ditandai dengan ground breaking pembangunan LNG HUB di Bandung, yang menjadi tonggak strategis Subholding Gas dalam memperkuat infrastruktur energi gas bumi di Jawa Barat. LNG HUB ini akan memperluas akses dan ketersediaan LNG berkualitas tinggi bagi berbagai sektor industri, termasuk industri horeka.
Direktur Utama Gagas, Santiaji Gunawan menambahkan LNG HUB yang akan dibangun memiliki kapasitas sekitar 15.000 MMBTU (setara sekitar 0.5 BBTUD) atau diproyeksikan dapat melayani kebutuhan pelanggan hingga 15.000 MMBTU per bulan. “Gagas sebagai bagian dari Subholding Gas bersama-sama PGN tentunya berkomitmen untuk terus mengembangkan ekosistem energi gas melalui inovasi dan pembangunan infrastruktur strategis seperti SPBG, CNG HUB, dan LNG HUB. Kami optimistis penambahan LNG HUB ini akan semakin memperkuat penyediaan pasokan gas bumi khususnya bagi industri horeka di kota Bandung dan sekitarnya,” jelas Santiaji.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Gaslink Market Day, Gagas juga melakukan seremoni simbolis pemanfaatan perdana Gaslink oleh RS Hasan Sadikin Bandung sebagai pelanggan baru. Pemanfaatan energi gas bumi di RS Hasan Sadikin menandai langkah penting sektor kesehatan dalam mendukung penggunaan energi bersih dan efisien. Dengan pemanfaatan Gaslink, RS Hasan Sadikin diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung inisiatif rumah sakit hijau (green hospital) melalui pengurangan emisi karbon.
PGN dan Gagas mengajak seluruh pelaku industri horeka di Bandung untuk memanfaatkan berbagai solusi energi dari Gaslink demi efisiensi bisnis dan kontribusi positif terhadap pelestarian lingkungan. Acara ini diharapkan menjadi momentum sinergi yang memperkuat kolaborasi antara PGN, Gagas, dan pelanggan dalam mendukung pengembangan energi bersih di Indonesia.