01 Agustus 2025
Subholding Gas Perluas Suplai Gas Bumi untuk 3.000 Porsi Makan Bergizi Gratis di Batam
Batam – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui anak usahanya Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) memastikan ketersediaan gas bumi sebagai energi untuk program Makanan Bergizi Gratis melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Batam. Setiap hari, SPPG Batam ini menyediakan 6.400 porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 3 (tiga) sekolah di kota Batam.
Untuk mendukung MBG di SPPG tersebut, PGN Gagas menyalurkan 800 – 1.000 m3 gas bumi per bulan dengan mekanisme beyond pipeline yaitu Compressed Natural Gas (CNG).
“PGN sebagai Subholding Gas Pertamina berkomitmen untuk mendukung program MBG melalui penyediaan jaringan gas baik dengan moda pipeline maupun beyond pipeline. Lokasi SPPG yang tidak terlewati pipa gas, bisa dilayani menggunakan CNG. Jadi program MBG dapat menggunakan energi gas bumi yang praktis dan mengalir tanpa henti 24 jam,” ujar Direktur Utama PGN Arief S. Handoko di Batam, (14/2/2025).
Agus Kursadi selaku Kepala SPPG Batam mengungkapkan apresiasinya terkait penggunaan gas bumi yang dikelolanya. “Menggunakan gas bumi ini sangat mudah dan praktis. Untuk memasak dalam porsi besar, kita membutuhkan bahan bakar yang besar. Dengan hadirnya PGN melalui anak usahanya, PT Gagas Energi Indonesia, kita menggunakan gas alam (gas bumi) dengan nyaman, karena secara pasokan tersedia secara terus menerus, serta perhitungan pemakaian gas yang berdasarkan meter, membuat penggunaann gas sangat praktis, aman dan efisien” ungkap Agus Kursadi.
Direktur Utama PGN Gagas Santiaji Gunawan menambahkan, “PGN Gagas menyediakan jaringan gas bumi menggunakan metode beyond pipeline melalui CNG untuk SPPG yang belum terdapat jaringan gas pipa. Untuk suplainya, PGN Gagas menyiapkan truk yang secara rutin mengambil pasokan gas dari sumber terdekat untuk disalurkan ke dapur-dapur SPPG. Untuk di kota Batam, PGN Gagas telah ber-PJBG dengan 2 (dua) SPPG. Hari ini 1 SPPG telah Gas In (beroperasi) dan 1 lagi dilakukan Gas In pada minggu pertama bulan Maret. Selain di Kota Batam, PGN Gagas juga telah lebih dulu mensuplai SPPG yang berlokasi di Boyolali Jawa Tengah. Sebagai bagian dari SubHolding Gas PGN Gagas berkomitmen untuk dapat menyalurkan gas bumi dengan metode beyond pipeline ke SPPG yang berada di Wilayah operasi PGN Gagas. Saat ini kami juga tengah menjajaki penyaluran gas untuk SPPG di Cirebon, Lampung dan wilyah lain,” jelas Santiaji.
Gas bumi yang berbentuk CNG dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) terdekat dibawa menggunakan Gas Transport Module (GTM) setiap hari. Selanjutnya GTM akan mengisi ulang CNG ke Gaslink Cylinder yang tersedia di lokasi pelanggan. Selanjutnya CNG dialirkan ke instalasi pipa gas dapur SPPG Batam. Melalui sistem ini, operasional dapur SPPG yang berjalan pukul 20.00 WIB hingga 10.00 WIB dapat berlangsung secara terus menerus tanpa henti.
Pasokan gas bumi yang stabil dapat memastikan operasional dapur SPPG dapat berjalan lancar. Penggunaan gas bumi skala besar seperti program MBG juga akan membuat proses memasak menjadi lebih cepat dan efisien.